taolie@prakata

Foto Saya

hidup harus selalu bersemangat

Rabu, 27 Januari 2010

Nokia 3210c Jadi Kebanggaan

Bila ada semangat dan kemauan, walau dalam keadaan yang terbatas dan kekurangan, kita masih bisa melakukan apapun yang kita inginkan dan meraih harapan

Hah, tidak salah hp Nokia 3210c yang hanya sejutaan harganya dijadikan kebanggaan, apa kerennya dan kelebihannya?
Jadi kelihatan sekali , tidak ada kelasnya sama sekali si Katedra ini!

Malu juga, kalau harus mengatakan hal ini, ketika disekeliling orang-orang sudah menenteng Blackberry dan minimal menggantung di leher adalah Nokia Seri N .
Teman - teman kantor saja, sudah bisa pada bergaya, walau dengan hp model Blackberry - Blackberry-an.
Ponakan yang masih SMP pun sudah malu kalau tak memakai Blackberry . Tak heran ditangannya selalu menenteng Blackberry Curce dan Nokia 6210c .

Namun sayang, dengan alat yang sudah demikian canggih, kebanyakan hanya digunakan untuk meningkatkan gengsi dan untuk gaya-gayaan, selain memang berfungsi untuk telepon, sms, dan Facebookan.

Kembali ke masalah awal, mengapa saya bisa mengatakan dengan malu-malu bahwa Nokia 3210c yang hanya seharga sejutaan ,_ itupun hasil utang dengan cicilan nol % BCA card _ adalah kebanggaan dan sangat bermanfaat bagi saya?
Mungkin ada yang tertawa atau minimal senyum-senyum saja yang masih begitu culun.
Namun itu tak akan menyurutkan saya untuk tetap bangga dengan apa yang saya miliki saat ini.

Tetapi saya memang merasa dan harus bangga karena dengan hanya menggunakan hp Nokia 3210c inilah saya bisa begitu mudah untuk menghasilkan tulisan-tulisan demikian banyak . Setiap hari pasti ada saja tulisan yang dihasilkan . Sampai saya sendiri juga bingung, heran , dan tercengang, mengapa saya bisa menulis sedemikian banyak ? Sepertinya tidak pernah kehabisan ide untuk menulis.

Bagi saya yang bodoh dan awam dalam hal tulis menulis , ini semua adalah sebuah prestasi yang memang patut saya banggakan.
Apalagi sampai ada yang secara pribadi berterimakasih setelah membaca tulisan-tulisan saya. Sebenarnya secara pribadipun tak jarang saya berterimakasih pada diri sendiri ketika membaca apa yang telah tertuliskan sebagai pengajaran dan renungan untuk mengingatkan diri sendiri.

Dengan kemampuan yang masih terbatas ini, dan sedikit kelebihan karena kepraktisannya dengan hp Nokia 3210c, saya bisa menulis dimana dan kapan saja ketika ada ide.
Kemudian juga sangat terbantu dengan adanya penulisan pesan dengan teks prediksi kamus bahasa Indonesia, sehingga hanya menggunakan sebuah jempol saja bisa mengetik sedemikian cepatnya.

Setiap tulisan yang saya tulis ada yang langsung posting ke Kompasiana dan ada juga yang saya posting dulu ke blogspot pribadi , baru kemudian dicopy paste ke Kompasiana untuk dipublisisasikan. Karena kalau tulisannya lebih dari seribu huruf, seringkali gagal dipublisasikan.

Mungkin inilah keterbatasan, namun tidak menyurutkan minat untuk terus menuliskan ide-ide dan inspirasi yang ada dikepala setiap saat.
Selain tulisan, gambar-gambar pribadi yang ada dalam postinganpun hanya dengan menggunakan hp Nokia 3210c ini, yang menurut saya sudah lumayan menghasilkan gambar-gambar yang keren.

Walaupun seringkali juga harus mencari waktu ke warnet untuk posting tulisan.
Akan tetapi bisa menulis di Kompasiana sangatlah membuat bersemangat. Ketika selain menulis adalah bisa menjalin keakraban dengan Kompasianer lain. Sebab begitu sebuah tulisan dipostingkan, langsung saja mendapatkan komentar. Dimana hal demikian jarang saya dapatkan ketika menulis di blog yang lain.

Menjadi populer dan teraktif tentunya bukanlah tujuan utama saya dalam menulis. Bisa konsisten dan eksis , serta bisa menuangkan ide dan inspirasi , sepertinya itu yang lebih penting dan utama bagi saya.
Dukungan dan motivasi dari para Kompasianer selama ini yang selalu membuat saya bersemangat untuk terus menulis.

Terimakasih dan salam hormat saya untuk semua sahabat.
Salam hangat dan sehangat-hangatnya.



kps



Poskan Komentar